Laman

Cappadocia, Kota Eksotis yang Membawamu Ke Zaman Batu

Dunia terbagi ke dalam lima benua yang masing-masing dihuni oleh puluhan negara. Uniknya, ada negara yang secara geografis terletak diantara dua benua sekaligus, yaitu Turki. Lokasinya yang berada diantara dua benua membuat Turki menjadi negara yang unik. Di sana ada nuansa Eropa dan Timur Tengah sekaligus. Keunikannya ini menjadi magnet untuk menarik jutaan wisatawan dari berbagai penjuru dunia.
Di Turki, Istanbul menjadi kota terbesar, bersejarah,  sekaligus ikon wisata yang terkenal seantero dunia. Istanbul memiliki banyak destinasi wisata menarik seperti Hagia Sophia, Blue Mosque atau masjid Sultan Ahmed, Istana Topkaki, istana Dolmabahce, dan masih banyak lagi. Jadi wajar saja kalau banyak traveler yang menjadikan Istanbul sebagai destinasi wisata yang utama saat berkunjung ke Turki.
Kota Eksotis Cappadocia
Tapi, Turki bukanlah negara yang kecil. Turki memiliki banyak wilayah yang berpotensi untuk menjadi destinasi wisata kelas dunia. Salah satunya adalah Cappadocia yang berjarak sekitar 12 jam dari Istanbul. Cappadocia atau Kapadokia adalah sebuah wilayah di Anatolia yang dipenuhi bebatuan berpori lembut atau tufa akibat letusan gunung berapa purba puluhan juta tahun yang lalu.
Gugusan bebatuan yang sering disebut fairy chimneys ini membuat Cappadocia kaya akan potensi wisata. Pemandangan bebatuan ini membuat pemandangan disekitarnya menjadi mengesankan. Kalau kamu pergi kesana, kamu seolah bisa merasakan kehidupan zaman batu seperti yang diceritakan dalam serial animasi The Flinstones.
Ada juga deretan bebatuan yang menjulang tinggi ke atas. Uniknya, bebatuan ini terukir rapi hingga terlihat menyerupai alat kelamin pria. Hebatnya lagi, ukiran tersebut tidak dibuat oleh manusia, melainkan melalui proses alami dari perubahan cuaca dan kondisi geologi di sana. Meskipun wilayah ini didominasi oleh bebatuan dan terlihat gersang, tapi cuaca di sini sangatlah dingin, terutama saat malam di musim kemarau.
Cappadocia Kota Eksotis yang Membawamu Ke Zaman Batu
Pusat pariwisata di Cappadocia terletak di kawasan Gorome. Di sana, terdapat  pusat informasi tentang Cappadocia, lokasi kuliner, dan hotel-hotel unik. Di hotel tersebut, kamu bisa tidur seperti di dalam rumah yang berlaku pada zaman batu. Hal ini karena kamar yang digunakan untuk menginap merupakan sebuah goa yang terbentuk sejak zaman dahulu.
Di Gorome, ada satu ikon wisata yang tidak boleh terlewatkan untuk dikunjungi, namanya Gorome Open Air Museum. Semua informasi wisata di Cappadocia bisa kamu dapatkan di sini. Di museum ini, mata kamu akan dibut tercengan oleh gereja-gereja tua di dalam batu besar peninggalan umat Nasrani di masa lalu yang disebut Gereja 1000 tahun. Ukiran-ukiran indah terpampang di setiap gereja yang diukir dari bebatuan oleh para manusia disana yang hidup pada abad 12-15 masehi. Gereja-gereja yang ada museum ini adalah bukti kehebatan masyarakat Nasrani di Cappadocia yang mampu mengukir bebeatua tanpa teknologi yang canggih. Bahkan mereka mampu membuat lorong yang saling menghubungkan gereja-gereja tersebut.
Kalau kamu merasa kurang puas dengan suasana zaman batu yang ada di Gorome, lanjutkanlah perjalanan di hari berikutnya ke Kaymakli dan Derinkuyu. Di kedua tempat ini, kamu akan di bawa ke dalam dunia batu yang lebih dalam lagi.
Di sini ada bangunan unik yang akan membawamu ke dunia bawah tanah. Jika bangunan pada umunya dibangun ke atas, bangunan kuno di sini justru dibangun menjorok ke dalam tanah hingga mencapai 8 tingkat. Menurut sejarah, bangunan bawah tanah ini adalah saksi bisu dari peristiwa perpindahan kekuasaan di Turki. Perpindahan kekuasaan ini memaksa sebagian orang untuk pergi ke tempat yang lebih aman. Hingga akhirnya, tempat ini di pilih sebagai lokasi perlindungan dan persembunyian.
Tempat ini jadi salah satu destinasi favorit para wisatawan saat datang ke Cappadocia. Maka dari itu, waktu terbaik untuk mengunjungi bangunan ini adalah pada pukul 9 pagi waktu setempat atau sesaat setelah bangunan di buka untuk wisatawan. Saat pagi hari, jumlah wisatawan yang datang belum terlalu banyak sehingga kamu bisa lebih leluasa menyusuri setiap lorong bangunan. Hal yang perlu dicatat, tinggi dari setiap lorong atau ruangan yang ada di dalamnya tidaklah sama, jika kamu tidak berhati-hati saat berada di dalam, kepala kamu bisa terbentur langit-langit goa.
Setelah puas menikmati pemandangan di dunia batu, waktunya kamu menjelajahi Cappadocia dari langit sekaligus melihat seluruh hamparan bebatuan disana dari kejauhan. Di Gorome dan di kawan Urgun, banyak penyedia jasa balon udara yang siap mengantarkan kamu melihat seluruh pemandangan Cappadocia. Nikmatilah serunya menaiki balon udara saat senja. Pemandangan yang hadir saat matahari terbenam akan membuat Cappadocia terlihat semakin indah.
Saat malam tiba, waktunya kamu untuk pergi ke titik yang cukup tinggi untuk menimkati suasana malam yang ada di pusat Gorome, Kaymakli, atau Derinkuyu. Dari tempat tinggi itu, kamu akan melihat betapa berkilaunya pemandangan wilayah tersebut akibat pantulan cahaya lampu berwarna keemasan yang muncul dari dalam hotel atau restoran.
Untuk menuju Cappadocia cukup mudah. Kamu hanya perlu mencari penerbangan menuju Istanbul atau Ankara. Saat ini ada jasa jual tiket pesawat murah yang selalu menawarkan harga tiket terbaik untuk menuju Turki. Dari kedua kota tersebut, banyak transportasi umum yang siap membawamu menuju Cappadocia kapan pun kamu mau.
Kalau kamu mau traveling ke tempat wisata lainnya, kamu bisa cari tiket murah di Reservasi.com. Ada banyak pilihan penerbangan dengan harga terbaik untuk kamu pecinta traveling sejati.

Posted Hidup Sehat By : Yoga Ailala Hidup Sehat Updated at : 19.13

0 comments:

Poskan Komentar