Laman

Tanda Gejala Penyebab Bipolar Disorder adalah Penyakit Psikologi

Penyakit Bipolar Disorder adalah termasuk jenis Penyakit Psikologi yang ditandai dengan perubahan perasaan suasana hati berganti secara tiba-tiba dengan cepat dan ekstrim antara dua kutub (Bipolar) berlawanan, seperti suasana hati bahagia VS kesedihan yang mendalam.

Bipolar Disorder

Memang tidak bisa dipungkiri bahwa hampir setiap orang pada umumnya mengalami suasana hati yang berganti-ganti selama menjalani hidupnya, baik yang baik maupun yang buruk. Namun yang membedakan antara orang pada umumnya dengan penderita penyakit Bipolar adalah perubahan Mood perasaannya, pada penderita bipolar akan cenderung memiliki pola perasaan yang berubah secara drastis dan cepat.

Kayak orang yang sakit gigi moodnya berubah-rubah karena sensitif namun Bipolar disorder berbeda hal dimana ini merupakan masalah perubahan mood yang berubah-ubah dengan drastis. Hadir ditengah hidup kita banyak istilah penyakit yang disebabkan oleh banyak hal sesuai dengan penyebabnya, seperti trypophobia yang merupakan penyakit fobia lubang. Dan penyakit Bipolar yang sedang trending dibicarakan menjadi pembahasan yang perlu dipelajari oleh semuanya agar dapat mengantisipasi kondisinya.

Seseorang mengidap penyakit Bipolar maka suasana hatinya akan dapat berubah dengan cepat dan drastis, dalam waktu yang hampir bersamaan seorang penderita bipolar akan merasa sangat semangat dan bahagia namun beberapa waktu kemudia dapat menjadi orang yang putus asa, depresi dan pesimis terhadap suatu kondisi yang dihadapi.

Mencoba menelusuri melalui ASUS ZenFone Smartphone Android Terbaik dengan koneksi via wireless dikantor mengenai Bipolar Disorder, ternyata ada beberapa tingkatan dan pembagiannya untuk jenis penyakit ini dengan tanda dan gejala yang berbeda-beda.
Bipolar disorder untuk episode Mood terbagi menjadi 4 bagian yaitu mania, hypomania, depresi, dan episode campuran.

Tanda dan Gejala Bipolar Disorder Mania
  1. Gembira berlebihan
  2. Mudah tersinggung sehingga mudah marah
  3. Merasa dirinya sangat penting
  4. Merasa kaya atau memiliki kemampuan lebih dibanding orang lain
  5. Penuh ide dan semangat baru
  6. Cepat berpindah dari satu ide ke ide lainnya
  7. Seperti mendengar suara yang orang lain tak dapat mendengar
  8. Nafsu seksual meningkat
  9. Menyusun rencana yang tidak masuk akal
  10. Sangat aktif dan bergerak sangat cepat
  11. Berbicara sangat cepat sehingga sukar dimengerti apa yang dibicarakan
  12. Menghamburkan uang
  13. Membuat keputusan aneh dan tiba-tiba, namun cenderung membahayakan
  14. Merasa sangat mengenal orang lain
  15. Mudah melempar kritik terhadap orang lain
  16. Sukar menahan diri dalam perilaku sehari-hari
  17. Sulit tidur
  18. Merasa sangat bersemangat, seakan-akan 1 hari tidak cukup 24 jam

Tanda dan Gejala Bipolar Disorder Hypomania
  1. Bersemangat dan penuh energi, muncul kreativitas
  2. Bersikap optimis, selalu tampak gembira, lebih aktif, dan cepat marah
  3. Penurunan kebutuhan untuk tidur

Bipolar Disorder Depresi
  1. Suasana hati yang murung dan perasaan sedih yang berkepanjangan
  2. Sering menangis atau ingin menangis tanpa alasan yang jelas
  3. Kehilangan minat untuk melakukan sesuatu
  4. Tidak mampu merasakan kegembiraan
  5. Mudah letih, tak bergairah, tak bertenaga
  6. Sulit konsentrasi
  7. Merasa tak berguna dan putus asa
  8. Merasa bersalah dan berdosa
  9. Rendah diri dan kurang percaya diri
  10. Beranggapan masa depan suram dan pesimistis
  11. Berpikir untuk bunuh diri
  12. Hilang nafsu makan atau makan berlebihan
  13. Penurunan berat badan atau penambahan berat badan
  14. Sulit tidur, bangun tidur lebih awal, atau tidur berlebihan
  15. Mual sehingga berbicara pun susah karena menahan rasa mual, mulut kering, Susah BAB, dan terkadang diare
  16. Kehilangan gairah seksual
  17. Menghindari komunikasi dengan orang lain

Bipolar Disorder Episode Campuran
  1. Selalu berbicara tentang kematian dan keinginan untuk mati kepada orang-orang di sekitarnya.
  2. Memiliki pandangan pribadi tentang kematian.
  3. Mengkonsumsi obat-obatan secara berlebihan dan alkohol.
  4. Terkadang lupa akan hutang atau tagihan seperti; tagihan listrik, telepon.

Faktor Penyebab Penyakit Bipolar Disorder
  • Genetika
  • Fisiologis
  • Lingkungan

Genetika keturunan merupakan faktor umum menjadi penyebab Bipolar Disorder dengan resiko penurunan penyakit sebesar 15-30% bahkan bila kedua orang tuanya merupakan pengidap Bipolar Disorder kedua-duanya makan faktor keturunan meningkat bisa mencapai 50-75%.

Faktor Fisiologis bisa diakibatkan karena terganggunya keseimbangan cairan kimia utama dalam otak berada dalam keadaan yang tidak seimbang.

Keadaan lingkungan memiliki peran sangat besar mendukung gangguan pada penderita penyakit Bipolar Disorder, seperti keadaan lingkungan yang bisa membuat stres, penyalahangunaan obat-obatan terlarang serta obat-obatan tertentu, perubahan musim serta akibat kurang tidur.

Cara mengatasi Bipolar Disorder

Bagi penderita Bipolar Disorder harus menjalani kehidupan dengan lebih baik dengan cara gaya hidup sehat dengan melakukan kegiatan dan kebiasaan sehari-hari yang normal. Pastinya diperlukan ilmu pengetahuan yang banyak terutama mengenai Bipolar Disorder baik dari tanda-tanda gejala serta bagaimana cara mengatasinya dengan cara terbaik. Hindari berbagai kegiatan dan aktivitas yang membuat stres dan carilah dukungan dari orang yang baik serta dapat dipercaya, serta manajemen hati agar dapat secara baik di kontrol.

Semua itu bisa didapatkan dengan cara mempelajari Agama dan menjalankan agama yang dianut. Misalnya saja bila seseorang penderita Bipolar Disorder ber-Agama Islam maka carilah ilmu untuk belajar islam dengan secara konsisten dan banyak ilmu manajemen Qalbu atau hati yang bisa didapatkan sehingga bisa mengontrol dengan baik. Karena yang menciptakan hati serta bagian-bagian tubuh kita adalah Sang Pencipta yaitu Allah. Lakukah Ibadah dengan baik dengan hati Ikhlas dan hanya mengharap Ridho Allah serta jadikan Allah sebaik-baik pembimbing pemimpin dan penolong disetiap saat disetiap kesempatan.

Posted Hidup Sehat By : Yoga Ailala Hidup Sehat Updated at : 21.10

0 comments:

Poskan Komentar